Backtesting dalam Trading Forex

Backtesting dalam Trading Forex

Sabtu, 06 Feb 2021
Backtesting menjadi hal yang penting bagi setiap trader yang mengandalkan indikator atau algoritma yang berbeda.

Istilah backtesting dalam forex adalah proses pengujian untuk mengetahui, mencoba, menguji sebuah strategi trading dengan data yang tersedia untuk melihat performa strategi di masa lalu. Backtest dapat mempercepat proses pengujian sebuah sistem trading secara signifikan, merupakan cara yang paling cepat untuk menguji coba robot trading forex.

Fungsi backtesting

Backtesting dalam Trading Forex
Secara umum, berikut ini adalah beberapa fungsi backtesting dalam forex trading:

a. Membuktikan

Backtest berfungsi untuk membuktikan sistem atau strategi trading yang digunakan benar-benar telah bekerja.

b. Mengoptimalkan

Melakukan backtest juga dapat digunakan untuk mengetahui sistem atau strategi trading telah bekerja optimal atau belum.

c. Penilaian atau evaluasi

Backtest dapat digunakan sebagai alat untuk menilai sistem trading dari sudut pandang yang baru. Dari evaluasi tersebut, trader dapat membuat strategi atau sistem terbaik untuk forex trading.

d. Kepercayaan

Membangun kepercayaan dengan sistem trading sangat penting untuk dapat bekerja menghasilkan profit terbaik. Dengan melakukan backtest, trader dapat membangun kepercayaan tersebut secara perlahan.

Keuntungan menggunakan backtesting

Backtesting dalam Trading Forex
Melaksanakan backtesting memiliki keuntungan yang beragam bagi penggiat forex trading, berikut beberapa di antaranya:
  1. Backtest dapat memberikan informasi awal terkait sistem yang sedang diuji.
  2. Trader dapat mengatur periode yang diinginkan hingga beberapa tahun ke belakang secara leluasa.
  3. Statistik evaluasi yang diberikan lengkap.
  4. Backtest dapat dilakukan kapan saja.
  5. Backtest juga dapat digunakan pada broker mana saja.

Tips menggunakan backtesting

Backtesting dalam Trading Forex
a. Untuk mendapatkan hasil backtest yang berkualitas, diperlukan data pergerakan harga yang berkualitas pula, guna menghindari overfitting atau kesalahan yang disebabkan oleh terbatasnya data yang dipergunakan. Sehingga sebaiknya diperlukan setidaknya 3-4 tahun ke belakang untuk sebagai rekaman data pergerakan harga.

b. Menganalisa hasil pengujian untuk mengetahui sistem trading atau EA telah sesuai dengan keinginan trader.
Beberapa parameter yang bisa di total net profit, maximal drawdown, total trades, profit trades, dan bottomline.
  • Total net profit adalah hasil total transaksi yang dilakukan oleh sistem trading yang sedang diuji.
  • Maximal drawdown adalah data yang memperlihatkan kerugian terbesar yang mungkin terjadi.
  • Total trades adalah total transaksi yang dilakukan.
  • Profit trades adalah jumlah transaksi yang menghasilkan keuntungan serta persentase terhadap keseluruhan transaksi yang dilakukan.

Demikian ulasan terkait backtesting pada trading forex. Selain backtesting, forward testing juga perlu dilakukan di pasar sesungguhnya untuk memvalidasi percobaan yang dilakukan di backtesting.

Untuk Anda yang mencari beragam informasi forex, termasuk berita, analisa, dan edukasi forex, temukan hanya di Dullesworldtrade. Platform tepercaya untuk mencari info forex terkini, termasuk istilah-istilah dalam forex, seperti buy stop, MetaTrader 4, leverage, dan sebagainya.



Sumber: www.foreximf.com

Artikel Pilihan Lainnya

Sinyal Forex merupakan layanan yang ditawarkan oleh broker atau analis forex berupa analisa dan Monitoring pasar otomatis. Layanan ini bisa berbayar maupun gratis. Provider sinyal forex dapat memberikan sinyal untuk buka posisi pada berbagai pair atau aset tergantung permintaan atau pilihan yang tersedia. Dullesworldtrade menghadirkan informasi seputar sinyal for