Dollar Melemah Jelang Pertemuan Kebijakan FED

Dollar Melemah Jelang Pertemuan Kebijakan FED

Rabu, 10 Jun 2020
Jelang pertemuan kebijakan FED, nilai tukar Dollar AS mengalami kerugian terhadap sebagian mata uang utama pada hari Rabu (10/06). Baru-baru ini pada pertemuan kebijakannya, kemungkinan Federal Reserves AS dapat mengambil langkah untuk mengekang kenaikan imbal hasil obligasi.

Meskipun tidak ada perubahan besar yang diharapkan, kenaikan imbal hasil baru-baru ini telah mendorong dollar karena meningkatnya pertanda ekonomi AS yang mulai stabi. Namun, masih jauh dari pemulihan pandemi Covid-19.

"Fed mampu menunggu dan melihat kontrol kurva hasil karena ekonomi AS telah melewati fase krisis dan baru saja memasuki fase penyembuhan," ujar Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities di Tokyo.

Masafumi juga menambahkan "Pasar menjadi terlalu optimis dan menyesuaikan lebih rendah, tetapi ini adalah peluang bagus untuk membeli dolar pada penurunan."

Nilai tukar Dolar sedikit berubah menjadi 107,75 yen pada hari Rabu (10/06) di Asia menyusul penurunan 0,6% di sesi sebelumnya. Terhadap pound Inggris, greenback diperdagangkan pada $ 1,2713, mendekati level terendah tiga bulan. Dolar dibeli 0,9510 franc Swiss pada hari Rabu di Asia setelah jatuh 0,7% pada hari Selasa(09/06). Imbal hasil catatan obligasi Treasury 10-tahun sedikit berubah pada 0,8253% pada hari Rabu.

Hari ini Bank sentral AS juga mempublikasikan proyeksi ekonomi pertama mereka semenjak pandemi yang memicu resesi pada bulan Februari.

Dolar Australia mundur dari tertinggi 11-bulan dan turun 0,27% menjadi $ 0,6941, sedangkan dolar Selandia Baru turun dari level terkuat sejak akhir Januari hingga diperdagangkan pada $ 0,6487.Beberapa pedagang khawatir tentang memburuknya hubungan diplomatik antara Australia dan China, yang juga membebani Aussie.

Nilai tukar Euro berada pada $ 1,1334. Mata uang euro memperoleh 0.8920 terhadap pounds. Kekhawatiran tentang kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara Inggris dan Uni Eropa terus menghambat euro dan pound.

Ketua negosiator Brexit Uni Eropa, Michel Barnier, dijadwalkan untuk berbicara pada hari Rabu (10/06). Hal ini dapat menghasilkan rincian yang akan membantu menentukan apakah sentimen pasar akan membaik.

Artikel Pilihan Lainnya

Sinyal Forex merupakan layanan yang ditawarkan oleh broker atau analis forex berupa analisa dan Monitoring pasar otomatis. Layanan ini bisa berbayar maupun gratis. Provider sinyal forex dapat memberikan sinyal untuk buka posisi pada berbagai pair atau aset tergantung permintaan atau pilihan yang tersedia. Dullesworldtrade menghadirkan informasi seputar sinyal for