Mengenal Mata Uang Likuid dalam Trading

Mengenal Mata Uang Likuid dalam Trading

Jumat, 29 Jan 2021
Berbeda dengan pasar modal seperti New York Stock Exchange (Bursa Saham New York) atau London Stock Exchange (Bursa Saham London), pasar forex tak memiliki lokasi atau pusat pertukaran.

Pasar forex dianggap over the counter (pembelian dan penjualan instrumen keuangan di luar bursa, namun terorganisasi seperti bursa efek) atau pasar interbank dan diperdagangkan secara elektronik selama 24 jam dalam jaringan bank yang ada. Sehingga pasar spot forex tersebar di seluruh dunia tanpa lokasi pusat.

Untuk penggiat bisnis forex trading tentu kerap mendengar terkait istilah likuiditas, dan mata uang likuid. Nah, sebenarnya apakah likuiditas dan mata uang likuid itu?

Likuiditas adalah kemampuan aset untuk dijual dengan cepat dan paling dekat dengan harga pasar. Namun idealnya untuk menghitung volume total semua pesanan yang tertunda untuk setiap pasangan mata uang.

Likuiditas yang dimaksud adalah properti aset untuk dijual cepat dan yang terdekat dengan harga pasar.

Ciri pasangan yang lebih likuid:

Mengenal Mata Uang Likuid dalam Trading
  1. Rendah frekuensi tergelincir.
  2. Penyebaran yang lebih rendah.
  3. Eksekusi pesanan yang cepat.
Secara ideal untuk mengetahui likuiditas, perlu menghitung volume total seluruh pesanan tertunda untuk pasangan mata uang khusus dibandingkan dengan volume pasangan lain. Untuk mengurutkan pasangan mata uang dari likuiditas paling tinggi hingga paling rendah.

Namun tentu tak bisa menghitung volume tersebut karena pasar forex tak terpusat di satu tempat saja serta sulit untuk mengetahui jumlah pesanan aktif di pasaran.

Pasangan mata uang paling likuid

Mengenal Mata Uang Likuid dalam Trading
Bagan pasangan mata uang pada bulan Januari 2021 (pair paling aktif). (sumber id.fxssi.com)

Namun demikian tak ada jaminan bahwa bagan benar-benar 100% mencerminkan situasi pasar terkini.

Pasangan mata uang paling likuid adalah EUR/USD (uang paling likuid), menyusun 28% dari volume total transaksi di pasar Forex.

Pasangan forex paling likuid kedua adalah USD/JPY dengan andil sebesar 13%.

Pasangan ketiga yang paling likuid adalah GBP/USD (11%).

Hal menarik terkait pasangan likuid

Mengenal Mata Uang Likuid dalam Trading
Pasangan likuid memiliki beberapa ciri seperti:
  • Rendahnya frekuensi tergelincir
  • Penyebaran yang lebih rendah
  • Eksekusi pesanan yang cepat

Hal tersebut yang membuat para trader lebih suka melakukan trading dalam mata uang paling likuid. Namun demikian terlalu terlalu terpaku pada EUR/USA juga kurang tepat, karena pasangan yang memiliki likuiditas terjadi dari mata uang yang membentuknya.
Demikian ulasan bermanfaat terkait likuiditas dan mata uang likuid yang penting dalam forex trading.

Selain ulasan tersebut, Anda juga dapat memperoleh berita, analisa, dan edukasi forex di Dullesworldtrade. Website ini menyediakan beragam ulasan dan informasi terkait istilah-istilah dalam forex, termasuk indikator MACD, swap, stop out, dan sebagainya.



Sumber: id.fxssi.com

Artikel Pilihan Lainnya

Sinyal Forex merupakan layanan yang ditawarkan oleh broker atau analis forex berupa analisa dan Monitoring pasar otomatis. Layanan ini bisa berbayar maupun gratis. Provider sinyal forex dapat memberikan sinyal untuk buka posisi pada berbagai pair atau aset tergantung permintaan atau pilihan yang tersedia. Dullesworldtrade menghadirkan informasi seputar sinyal for