Analisa Forex Minggu Ketiga Oktober (12 – 16 Oktober 2020)

Analisa Forex Minggu Ketiga Oktober (12 – 16 Oktober 2020)

Selasa, 13 Okt 2020
Ringkasan:
  • USD mengalami pekan sulit terhadap mata uang G-10, karena investor tetap lesu terhadap the greenback.
  • ECB menyatakan keprihatinan atas penurunan inflasi serta nilai euro yang tinggi, yang mampu menghambat inflasi dan pertumbuhan.
  • Ekonomi Inggris berkembang sebesar 2.1% pada bulan Agustus, melesat dari perkiraan 4.6%. Pembicaraan Brexit masih ditunggu para pelaku pasar.
  • Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga pada 0.25% sejak Maret. Namun mengisyaratkan secara luas akan menurunkan suku bunga pada pertemuan November.
  • Di AS, risalah FOMC dari pertemuan kebijakan Fed bulan September menyatakan keprihatinan bahwa kurangnya paket stimulus fiskal federal dapat menghambat pemulihan ekonomi AS.
  • RUU stimulus telah macet di Kongres dan kecil kemungkinannya untuk mencapai kesepakatan sebelum pemilihan AS.

USD mengalami pekan sulit kembali terhadap mata uang G-10, akibat investor yang tetap lesu terhadap mata uang negeri Paman Sam tersebut. Pekan mendatang akan menampilkan laporan ketenagakerjaan dan rilis inflasi.

Bank Sentral Eropa merilis risalah pertemuan September. Para pembuat kebijakan menyatakan kepribadian atas penurunan inflasi serta nilai euro yang tinggi dan dikhawatirkan mampu menghambat inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

RBA yang telah mempertahankan suku bunga pada 0.25%, mengisyaratkan secara luas akan menurunkan suku bunga pada pertemuan November.

Di AS, risalah FOMC dari pertemuan kebijakan Fed bulan September menyatakan kekhawatiran bahwa kurangnya paket stimulus fiskal federal dapat menghambat pemulihan ekonomi AS, yang menurut para anggota telah bergerak lebih cepat dari yang diharapkan.

RUU stimulus telah macet di Kongres dan kecil kemungkinannya mencapai kesepakatan sebelum pemilihan presiden AS mendatang. Dolar AS menunjukkan sedikit reaksi terhadap risalah tersebut, karena para pembuat kebijakan tida memberikan panduan apapun terhadap kenaikan suku bunga.

Data fundamental yang dirilis pekan ini:
  1. Final CPI Jerman: Selasa, 13:00 WIB. Inflasi telah menurun, pada pembacaan bulan Agustus datang di -0.1% dan penurunan lain diproyeksikan pada bulan September, dengan perkiraan -0.2%.
  2. Laporan Ketenagakerjaan Inggris: Selasa, 13:00 WIB. Pengangguran naik 73.7 ribu pada bulan Agustus, lebih rendah dari perkiraan 99.5 ribu. Sementara itu, pertumbuhan upah mencatat penurunan ketiga berturut-turut di bulan Juli, dengan pembacaan -1.0%. Perkiraan untuk bulan Agustus berada di -0.6%. Tingkat pengangguran, naik menjadi 4.1% di bulan Juli, diperkirakan naik menjadi 4.3% di bulan September.
  3. ADP Non-Farm Employment Change: Rabu, 19:30 WIB. Perubahan Ketenagakerjaan AS untuk bulan September membaik pada pekan lalu, dengan pembacaan 378.2 ribu, melibas perkiraan sebesar 150.0 ribu.
  4. Laporan Ketenagakerjaan Australia: Kamis, 07:30 WIB. Perekonomian menciptakan 111.0 ribu pekerjaan pada bulan Agustus, melampaui perkiraan sebesar -40.0 ribu. Namun, perkiraan bulan September berada di -35.0 ribu. Tingkat pengangguran diproyeksikan naik menjadi 7.1% naik dari 6.8%.
  5. Laporan Inflasi Zona Euro: Jumat, 16:00 WIB. Ekonomi menciptakan 244.8 ribu pekerjaan pada bulan Agustus, turun dari 418.5 ribu pada bulan Juli. Tingkat penggangguran terus menurun menjadi 10.2% di bulan Agustus, turun tajam dari 10.9%. Data September merupakan penggerak pasar selanjutnya.

Tinjauan Teknikal

GBP/USD

Preferensi: bias bullish

Area acuan 1: 1.30066 (menunggu harga tembus valid)

Target: 1.30855 – 1.31724

Area acuan 2: 1.28799 – 1.28016 (mencari konfirmasi sinyal bullish)

Target: 1.29283 – 1.30066

Strategi alternatif

Area acuan: 1.28016 (menunggu penembusan valid)

Target: 1.27532 – 1.26749

Analisa Forex Minggu Ketiga Oktober (12 – 16 Oktober 2020)

USD/CAD

Preferensi: bias bearish

Area acuan 1: 1.31151 (menunggu penembusan valid)

Target: 1.30425 – 1.29627

Area acuan 2: 1.17286 – 1.18005 (mencari konfirmasi sinyal bearish)

Area acuan 2: 1.32616 – 1.33035 (mencari konfirmasi sinyal bearish)

Target: 1.31871 – 1.31151

Strategi alternatif

Area acuan: 1.33035 (menunggu penembusan valid)

Target: 1.33480 – 1.34200

Analisa Forex Minggu Ketiga Oktober (12 – 16 Oktober 2020)

OIL/CLSK

Preferensi: bias bullish

Area acuan 1: 41.45 (menunggu penembusan valid)

Target: 42.6 – 43.87

Area acuan 2: 39.60 – 38.47 (mencari konfirmasi sinyal bearish)

Target: 40.30 – 41.45

Strategi alternatif

Area acuan: 38.47 (menunggu penembusan valid)

Target: 37.76 – 36.62

Analisa Forex Minggu Ketiga Oktober (12 – 16 Oktober 2020)

Emas

Preferensi: bias bullish

Area acuan 1: 1925.52 (menunggu penembusan valid)

Target: 1943.81 – 1973.39

Area acuan 2: 1925.52 – 1895.94 (mencari konfirmasi sinyal bullish)

Target: 1943.81 – 1973.39

Strategi alternatif

Area acuan: 1895.94 (mencari konfirmasi sinyal bearish)

Target: 1877.64 – 1848.07

Analisa Forex Minggu Ketiga Oktober (12 – 16 Oktober 2020)




Sumber: www.foreximf.com

Artikel Terkait

Analisa Forex Minggu Ketiga November (16-20 November 2020)

PDB zona Euro kembali bangkit di kuartal 3 dengan kenaikan 1...

Analisa Forex Minggu Ketiga Agustus (17-21 Agustus 2020)

Di minggu ini, Inggris dan zona euro akan merilis data infla...

Analisa Forex Minggu Kedua Oktober (05-09 Oktober 2020)

Dolar AS turun terhadap sebagian besar mata uang G-10 pada p...

Analisa Forex Minggu Ketiga Desember (14-18 Desember 2020)

Berita positif terkait vaksin Covid-19 yang diluncurkan sert...

Analisa Forex Minggu Ketiga September (14 – 18 September 2020)

Zona euro dan Jepang melaporkan kontraksi signifikan pada PD...

Send Message