Pengaturan Ulang Risiko, Emas Berada di Bawah $1950

Pengaturan Ulang Risiko, Emas Berada di Bawah $1950

Senin, 14 Sep 2020
Ringkasan:
  • Harga emas mencetak penurunan beruntun selama tiga hari.
  • Uji coba vaksin Astrazeneca dan Universitas Oxford dilanjutkan kembali di Inggris.
  • Kesepakatan Inggris dan Jepang menambah hambatan untuk negosiasi Brexit.
  • Secara teknikal, emas berpotensi tertekan hingga kisaran 1930-1920-an.

Emas bergerak suram sejak Kamis berusaha naik ke $1940 di tengah sesi Asia awal pekan, Senin (14/09/2020). Hal tersebut karena tertekan dolar yang mengalami penguatan dan katalis risiko yang memberikan sinyal beragam.

Kekhawatiran Brexit yang berjalan tanpa kesepakatan serta hubungan China-Amerika turut membebani sentimen pasar. Berita uji coba vaksin Covid-19 yang dimulai kembali di Inggris oleh AstraZeneca dan Oxford University, setelah menghentikannya selama seminggu terakhir, juga turut mendukung barometer risiko. Sisi positifnya, pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) menyarankan perpanjangan ‘easy money’.

Di sisi lain, WHO tengah menandai rekor peningkatan kasus harian Covid-19, sebanyak 307930 dalam 24 jam selama akhir pekan lalu. Selain itu, pembalasan China terhadap sanksi AS terhadap diplomatnya serta keputusan terhadap TikTok membuat hubungan kedua negara ekonomi terbesar tersebut terus memanas.

Diskon dari Inggris ke Jepang untuk kesepakatan perdagangan dinilai dapat mengecewakan Brussel dan mungkin berdampak negatif selama pembicaraan Brexit pekan ini.

Sementara itu, Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS memberikan sinyal positif, setelah Indeks Harga Produsen (PPI), bagi pembuat kebijakan Federal Reserve yang akan bertemu minggu ini. Optimisme industri minyak Libya akan kembali dibuka setelah hampir delapan bulan berhenti melakukan ekspor, mengakibatkan sentimen positif pasar.

Dengan latar belakang tersebut, S&P 500 Futures naik 0.73% menjadi 3347 memberikan kinerja positif barometer risiko, permintaan pasar safe-haven menurun dan membebani harga emas yang sama.

Ke depannya, kalender ringan di awal pekan ini dapat mengarahkan pedagang ke berita utama risiko. Termasuk Brexit, virus, dan China adalah kata kunci utama yang perlu dicari.



Sumber: www.foreximf.com

Artikel Terkait

Harga Emas Kembali Rebound Ditengah Ragam Sentimen

Harga emas kembali rebound setelah sempat melemah dua hari s...

Penurunan Terburuk dalam 12 Minggu, AUD/USD Berada di Bawah 0.7300

AUD/USD naik turun antara 0.7280-0290 pada awal perdagangan ...

AUD/USD Tertekan di Bawah 0.7200, Mendekati Terendah Bulanan

AUD/USD turun ke 0.7170 pada awal sesi Asia di hari Rabu. De...

Stimulus Masih Tak Jelas, Emas di Atas $1.900

Emas bertahan di zona hijau selama dua hari berturut-turut p...

Berada di Atas 0.6600, NZD/USD Cetak Rekor Mingguan Baru

Menyusul kenaikan terbaru ke tertinggi baru, sejak 23 Septem...

Send Message